Berita

FGD Penilaian BKD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2026 Sebagai Momentum Krusial Persiapan Akreditasi Internasional

FGD Penilaian BKD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2026 Sebagai Momentum Krusial Persiapan Akreditasi Internasional   Cirebon, 19 Januari 2026 – Program Studi Magister Hukum Keluarga (HK) UIN SS...

FGD Penilaian BKD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon 2026 Sebagai Momentum Krusial Persiapan Akreditasi Internasional

 

Cirebon, 19 Januari 2026 – Program Studi Magister Hukum Keluarga (HK) UIN SSC Mengikui  kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Beban Kerja Dosen (BKD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC). Acara yang berlangsung di Grand Tryas Hotel Cirebon ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN SSC, Prof. Aan Jaelani. M.Ag, Wakil Rektor I, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si, Ketua LPM, Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd, serta Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu, Ilham Busthomi, M.Ag. Kehadiran Kaprodi  Magister Hukum Keluarga dalam forum ini mempertegas komitmen Prodi Magister HK untuk menyelaraskan kualitas akademik dengan standar kinerja yang telah ditetapkan universitas.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Aan Jaelani memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja LPM yang telah berhasil mengantarkan beberapa program studi meraih predikat "Unggul" di tahun 2025. Capaian ini menjadi fondasi kuat bagi universitas untuk melangkah lebih jauh dalam peta jalan pengembangan institusi. Bagi Prodi Magister HK, apresiasi ini menjadi motivasi tambahan untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan layanan agar tetap berada di jalur yang benar menuju rekognisi nasional yang lebih luas.

Rektor menekankan bahwa tahun 2026 adalah momentum krusial untuk persiapan akreditasi internasional. Dari prodi-prodi yang telah meraih predikat "Unggul", semuanya diarahkan untuk mulai merintis pengakuan global. Visi ini menjadi bagian dari Prioritas Rektor (PROTAS) yang mewajibkan prodi-prodi strategis, termasuk Magister Hukum Keluarga UIN SSC, untuk tidak hanya berpuas diri di tingkat nasional tetapi mulai bersaing di kancah internasional melalui standarisasi mutu yang ketat.

Lebih lanjut, Prof. Aan Jaelani mengingatkan pentingnya perencanaan program kerja awal tahun yang matang agar setiap target dapat terlaksana dan terukur dengan baik. Untuk mendukung hal tersebut, universitas berkomitmen memberikan dukungan finansial yang lebih kuat. Rektor menyatakan adanya penambahan dana khusus untuk riset dan program-program yang menunjang akreditasi internasional, guna memastikan setiap prodi memiliki sumber daya yang cukup untuk bertransformasi.

Langkah strategis ini sejalan dengan Keputusan Rektor Nomor 41 Tahun 2026 tentang Penetapan Perjanjian Kinerja (Perkin) dan Kontrak Kinerja Tahun 2026. Dokumen ini menjadi dasar ukuran keberhasilan universitas dalam pencapaian sasaran strategis yang telah disepakati bersama Kementerian Agama dan Kementerian Keuangan. Dengan adanya Perkin ini, setiap kinerja prodi, termasuk penilaian BKD, memiliki landasan hukum dan indikator capaian yang jelas bagi seluruh civitas akademika.

Kegiatan FGD ini juga merujuk pada implementasi Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kepmendiktisaintek) Nomor 63 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. Regulasi ini menekankan pentingnya pengelolaan kinerja dosen yang terintegrasi melalui sistem SISTER untuk memastikan proses kenaikan jabatan akademik berjalan lancar. Hal ini sangat relevan bagi dosen di Lingkungan UIN SSC dalam menyusun laporan BKD yang akuntabel dan mendukung pengembangan karier mereka ke depan.

Selain fokus pada akreditasi, Rektor juga menyoroti pentingnya "Peta Jalan Jurnal" untuk meningkatkan reputasi akademik universitas. Dosen-dosen di UIN SSC didorong untuk aktif mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal-jurnal bereputasi sebagai bagian dari kewajiban BKD dan pengembangan profesi. Penguatan publikasi ini diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi hukum Islam dari UIN SSC di tingkat global.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian FGD ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam bagi para Dosen mengenai arah kebijakan universitas di tahun 2026. Dengan sinergi antara perencanaan anggaran yang benar, komitmen pada Perkin, dan kepatuhan terhadap juknis pengembangan karier dosen, Rektor optimis prodi-prodi yang "Unggul" siap bertarung di level internasional.

 
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas